Advertisement

PENYEMBUHAN MELALUI 5 PANCA INDERA

PENYEMBUHAN MELALUI 5 PANCA INDERA

Pancha Tanmatra



Drg. Linda Sutarjo, CYT, CRP

Praktisi Kesehatan Holistik

 

Manusia memiliki 5 indera dasar yaitu penciuman, pengecapan, penglihatan, pendengaran dan perasa. Kesan sensorik yang diterima oleh panca indera tubuh kita dapat mempengaruhi kualitas pikiran dan emosional kita juga mempengaruhi kesehatan organ secara keseluruhan. Jika kita menginginkan kesehatan baik fisik maupun emosional, kita dapat menggunakan kelima panca indera kita untuk menyeimbangkan dan menyembuhkan diri.

Proses sensorik adalah mekanisme kerja alat indera yang merupakan tahap paling awal manusia dalam

menerima informasi dari lingkungan. Stimulus yang berupa cahaya, suara, suhu, rasa, aroma akan mengalami proses transduksi dimana panca indera merubah energi fisik menjadi sinyal-sinyal listrik yang kemudian menjadi impuls syaraf dan diteruskan ke otak untuk diproses menjadi sensasi dan persepsi.

PENCIUMAN (SMELL/GANDHA)

Indera penciuman menghubungkan kita secara langsung dengan ingatan, emosi, dan naluri kita. Ketika kita mencium sesuatu, kita sebenarnya menyerap beberapa molekulnya. Berikut adalah beberapa saran aroma untuk menyegarkan , mendinginkan, dan menenangkan seperti lemon, jasmine, lavender, rose, mint, cengkeh, kayu manis.

Kita juga dapat menggunakan proses yang dikenal sebagai pengkondisian neuroasosiatif untuk secara sadar menghubungkan respons penyembuhan dengan bau tertentu. Pertama pilih aroma favorit dan hirup setiap kali kita merasa santai, tenang atau bahagia. Tubuh kita akan mulai mengasosiasikan perasaan menyenangkan dengan aromanya. 

PERASA (TASTE/RASA)

Ayurveda mengkategorikan makanan menjadi enam rasa: manis, asam, asin, pedas, pahit, dan astringen. Masing-masing rasa memiliki efek unik pada fisiologi pikiran dan organ tubuh kita. 

Jika kita memasukkan enam rasa dalam makanan, kita akan mendapatkan nutrisi yang kita butuhkan dan akan merasa benar-benar puas dan berenergi. Namun, jika satu atau lebih rasa hilang dari makanan, kita mungkin merasa kenyang tetapi tidak puas dan mendapati diri ngemil dua jam kemudian.

PENGLIHATAN (SIGHT/RUPA)

Kesan visual seperti warna, cahaya, dan pemandangan yang kita terima memiliki efek yang sangat besar pada pikiran, tubuh, dan emosi kita. Menonton film kekerasan atau acara televisi memicu respons stres tubuh kita, menciptakan sel-sel gelisah dan menekan sistem kekebalan tubuh. Sebaliknya, melihat gambar yang damai atau indah menciptakan aliran zat kimia saraf yang menenangkan di dalam tubuh.

Mengelilingi diri dengan gambar-gambar yang mengangkat semangat kita sama pentingnya bagi kesehatan kita dengan makanan bergizi. Menghabiskan waktu di alam adalah penyembuhan bagi pikiran, tubuh, dan jiwa. Saat kita melihat matahari terbenam yang indah, atau melihat lukisan yang luar biasa, kita mengembangkan kekuatan farmasi batin kita.

PENDENGARAN (SOUND/SHABDA)

Setiap suara memiliki efek fisiologis. Ketika kita mendengarkan musik yang indah atau kata-kata inspirasional, aliran bahan kimia penghasil kesenangan mengalir ke seluruh tubuh kita, mendukung kesehatan dan keutuhan. Sebaliknya, studi tentang lingkungan perkotaan menunjukkan bahwa orang yang mengalami polusi suara yang berkelanjutan lebih mungkin menderita stres dan menurunkan fungsi kekebalan tubuh. 

Suara merupakan gelombang yang di proses oleh indera pendengaran dan diubah menjadi impuls elektrik yang dapat mempengaruhi irama jantung dan gelombang otak. Nada dan frekuensi dapat mempengaruhi dimensi perilaku seperti senang, sedih, marah. Frekuensi suara yang sering digunakan untuk pemyembuhan yaitu frekuensi suara alam 432 Hz. 

PERABA (TOUCH/SPARSHA)

Sentuhan sangat penting untuk kesehatan dan kesejahteraan. Ketika kulit kita dirangsang dengan sentuhan atau pijatan yang penuh kasih, ia melepaskan banyak bahan kimia penyembuhan yang meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, meningkatkan sirkulasi, dan mendorong tidur yang nyenyak.

Kita dapat memberi diri kita manfaat penyembuhan dari sentuhan setiap hari dengan pijat diri Ayurveda atau abhyanga. Bagi mereka yang merasa stres berlebihan dan tidak beralasan, gunakan minyak hangat seperti wijen atau almond. Jika kita merasa jengkel atau kepanasan, cobalah minyak pendingin seperti kelapa, bunga matahari atau zaitun. Terakhir, jika kita merasa lemah atau lesu, memijat diri sendiri dengan penuh semangat dengan minyak seperti safflower, bunga matahari atau mustard akan membantu menyegarkan kita.


Posting Komentar

0 Komentar